Persiapan Piala Dunia 2014 Brazil

Selain menjadi tuan rumah PD 2014, Brazil juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2016.
Brasilia (ANTARA/AFP) - Presiden Brazil Dilma Rousseff Kamis memupus kekhawatiran tentang persiapan Piala Dunia 2014 di negaranya dengan mengatakan semua stadion akan siap pada waktunya menjelang turnamen itu.

Pekerjaan pada 12 venue di berbagai tempat di Brazil untuk menyambut turnamen itu kenyataannya tertunda, beberapa di antaranya tidak sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan FIFA.

Tapi Rousseff menyatakan, "Kami sedang membangun beberap stadion dan akan siap pada Desember 2013."

"Memang ada beberapa yang sedang ditunda pembangunannya tetapi akan siap pada waktunya," katanya.

"Saya amat yakin Brazil akan siap menyelenggarakan kompetisi 2014 itu dan akan menjadi Piala Dunia terbaik. Kami (pemerintah) bersama semua gubernur dan walikota tempat diadakan Piala Dunia akan melakukan semua yang diperlukan demi berjalannya dengan sukses acara itu," katanya.

Piala Konfederasi akan diadakan di Brazil pada Juni 2013 dan dianggap sebagai pemanasan menjelang Piala Dunia terutama dari segi infrastrukturnya.

Badan sepak bola dunia FIFA sebelumnya menyatakan kekhawatiran mereka tentang penundaan pembangunan stadion tapi mereka memberi semangat kepada penyelenggara pada akhir Juni, karena mengetahui dua stadion --Sao Paulo dan Natal - tidak siap untuk digunakan sebagai tuan rumah Piala Konfederasi.

Pekerjaan belakangan ini dumulai lagi di Stadion Sao Paulo yang akan digunakan sebagai tempat pembukaan Piala Dunia tapi hal sama belum dilakukan di Stadion Natal di kawasan timur laut negara itu.

Selain infrastruktur olahraga, Brazil butuh dana sekitar 11,4 juta dolar untuk melakukan perbaikan jalan, hotel, meningkatkan keamanan, jaringan telekomunikasi serta kapasitas bandara.

"Kami amat memperhatikan masalah bandara dan akan memperluasnya, karena itu merupakan hal terpenting," kata Rousseff, yang juga mengumumkan pihaknya akan melakukan privatisasi administrasi di bandara internasional Guarulhos serta Viracopos (Sao Paulo) dan Brasilia.

Selain sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014, Brazil juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2016.


Brazil minta peran Valcke diganti oleh pejabat FIFA lain sebagai bentuk protes.
Sekjen organisasi sepakbola internasional (FIFA) meminta maaf kepada Brasil akibat komentar yang dicetuskannya terkait persiapan penyelenggaraan Piala Dunia tahun 2014 di negeri Samba itu.

Jerome Valcke meminta maaf melalui sepucuk surat yang dialamatkan kepada Kementerian Olah Raga Brazil.

Pekan lalu komentar Valcke menyebut Brasil perlu "ditendang bokongnya" karena dianggap lebih memperhatikan urusan persiapan memenangkan Piala Dunia ketimbang mengatasi persoalan menyiapkan ajang akbar itu.

Menurut Brazil komentar semacam ini "tak dapat diterima" dan karena itu menolak berurusan lebih lanjut dengan Sekjen Valcke.

Menteri Olah Raga Brasil Aldo Rebelo mengatakan FIFA harus menunjuk pejabat lain bila masih ingin melanjutkan kerjasama persiapan penyelenggaraan Piala Dunia dengan Brasil.

Setelah surat permohonan maaf itu diterima kementeriannya, Rebelo belum memberi komentar apapun.




Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia dinilai FIFA sangat lambat.
UU Piala Dunia itu, kini tengah dibahas Kongres Brazil, bila disahkan akan mengizinkan penjualan alkohol di stadion serta membatasi diskon penjualan tiket untuk para pelajar dan pensiunan.

Namun menurut anggota parlemen setempat kalau disahkan undang-undang ini akan terlalu menguntungkan FIFA, sebuah sikap yang juga diyakini kalangan anti alkohol dengan alasan kesehatan dan keamanan di stadion-stadion.

Pemerintah Brasil selalu mengatakan bertekad untuk menyelenggarakan ajang Piala Dunia yang sukses, selain juga mempersembahkan prestasi di kancah olah raga ini.

Pemerintah menanam modal bernilai miliaran dollar dalam bentuk pembangunan sejumlah stadion baru serta renovasi stadion lama, juga memoles ulang berbagai proyek transportasi termasuk jalan raya dan bandar udara.

1 Response to "Persiapan Piala Dunia 2014 Brazil "

wdcfawqafwef